Prof.
Dr. Taher Fachrani as-Syafi`I mengatakan “Allah SWT akan meninggikan
derajat orang-orang beriman dan menuntut ilmu lebih tinggi dari yang
lainnya”, Guru Besar Fiqih pada Fakultas Syariah wal Qanun Universitas
Al-Azhar Tanta ini menambahkan bahwa ulama adalah pewaris para Nabi, dan
kenabian itu adalah derajat yang paling tinggi di sisi Allah SWT. Untuk
itu, menuntut ilmu agama dengan tekun dan penuh penghayatan adalah
langkah tepat menuju derajat keulamaan yang merupakan pewaris para nabi.
Hal
itu disampaikan pada acara halal bi halal dalam rangka Idul Adha di
Sekretariat Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pelajar dan Mahasiswa
Indonesia (DPD-PPMI) Tanta, 20 Oktober 2013.
Kuasa
Usaha a.i. KBRI Cairo, Teuku Darmawan, yang hadir dalam acara tersebut
didampingi oleh Dr. Fahmy Lukman, M.Hum., Atase Pendidikan dan
Kebudayaan KBRI Cairo, dan staf, di dalam sambutannya antara lain
menyampaikan Ucapan Terima kasih dan Apresiasi yang sangat tinggi kepada
para Guru Besar, Para Ulama dan Tokoh Masyarakat serta para Dermawan,
yang sudah banyak membantu para mahasiswa Indonesia di kota Tanta ini,
sehingga mereka bisa melanjutkan studi dengan aman, damai tanpa ada
kesulitan, termasuk di masa-masa krisis di Mesir beberapa waktu lalu.
Teuku
Darmawan juga meminta kepada para Mahasiswa Indonesia untuk
meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat Mesir, dengan berbagai
aktifitas yang bermanfaat, karena hubungan baik antara Indonesia dan
Mesir sejatinya sudah berlangsung lama, bahkan jauh sebelum kemerdekaan
RI. Untuk itu perlu dijaga dan ditingkatkan.
Dalam
acara yang diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Fawwaz
Fatin Masyhud, pelajar Indonesia kelas 1 SD di Al-Azhar dan santri
Tahfidz Al-Quran di Yayasan Tabarak Tanta ini, Ketua DPD-PPMI Tanta, Nur
Furqon, Lc, antara lain mengatakan bahwa acara open house ini bertujuan
untuk menjalin silaturrahmi antar sesama mahasiswa, mahasiswa dengan
para Guru Besar Al-Azhar di Tanta, dengan para Ulama dan tokoh
masyarakat serta dengan para muhsinin. Nur Furqon menambahkan bahwa
keberadaan lembaga seperti Jam`iyaah Syar`iyyah di Mahallah Kubro,
sangat membantu mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing lainnya yang
belajar agama di Tanta, untuk itu, Nur Furqon berharap, adanya
silaturrahmi yang baik antara lembaga-lembaga ini dengan KBRI dan juga
dengan mahasiswa Indonesia.
Sementara
itu, Presiden PPMI, Amrizal Batubara, SS, dalam sambutannya lebih
menekankan pentingnya peningkatan hubungan baik dengan para ulama dan
juga muhsinin di kota Tanta ini. Menurut Batubara, para ulama dan tokoh
masyarakat yang memberikan perhatian baik moril maupun materiin kepada
mahasiswa asing tersebut melakukannya dengan niat ikhlas, dengan tujuan
untuk membantu para penuntut ilmu agama fi sabilillah.
Sementara
itu, Sheikh Sa`duddin, yang mewakili Jumiyah Syar`iyah di Mahallah
Kubro, antara lain menyampaikan bahwa selaku lembaga kemasyarakatan yang
banyak memberikan dukungan kepada dakwah, Jumiyah Syar`iyah melihat
bahwa pengiriman dai ke luar negeri bukanlah hal yang mudah, memerlukan
biaya yang cukup besar dan sampai di Negara tempat berdakwah juga masih
memerlukan penerjemah di dalam setiap kegiatan, yang seperti diketahui
bahwa bahasa terjemah –apalagi dalam berdakwah—tentu tidak seperti
bahasa sendiri yang bukan terjemah. Untuk itu, kebijakan memberikan
dukungan kepada mahasiswa asing yang belajar agama di Universitas
Al-Azhar adalah salah satu cara yang terbaik, karena mereka adalah para
dai yang akan menyampaikan misi dakwah dengan bahasa masyarakatnya.
Acara
silaturrahmi dan halal bihalal tersebut dihadiri oleh Pimpinan dan Staf
KBRI Cairo, para ulama Al-Azhar, tokoh masyrakat, Perwakilan Jumiyah
Syar`iyah, Direktur Pesantren Al-Quran Tabarak Tanta, Ketua Lembaga Ilmu
Al-Azhar Alexandria, Presiden dan pengurus PPMI, Ketua-ketua Dewan
Pengurus Daerah PPMI Tafahna, Mansourah dan Zaqaziq, Ketua Wihdah,
Anggota DPD-PPMI Tanta, termasuk yang berdomisili di
Alexandria.Sementara itu, seorang tokoh ulama dari Alexandria yang
mendampingi para mahasiswi Indonesia yang belajar di Alexandria, yaitu
Sheikh Alaa Muhammad Mustafa menyampaikan bahwa dirinya sangat terkesima
dengan acara yang digelar oleh DPD-PPMI Tanta, karena acara
silaturrahmi dalam rangka menyambut Idul Adha tersebut dilaksanakan
dengan penuh cinta, dan kehadiran para mahasiswa dan ulama di tempat
tersebut juga didasari rasa cinta kepada ilmu dan agamanya. Sheikh Alaa
menambahkan, bahwa sebuah hari raya yang merupakan kesempatan untuk
menyatukan umat Islam tersebut direalisasikan dengan sangat tepat oleh
DPD-PPMI Tanta, seraya berdoa mudah-mudahan acara ini penuh berkah dan
membawa maslahat untuk kebaikan semua. (mj)
Sumber: AtdikCairo.org