Bersama Kuasa Usaha at Interim KBRI Cairo, Teuku Darmawan

Dari kiri: Syafruddin Mukhlis (Ketua DPD Mansoura), Nur Furqon Nashrullah, Lc. (Ketua DPD Tanta), Amrizal Batubara, S.S. (Presiden PPMI Mesir), Teuku Darmawan (KUAI KBRI Cairo), A. Solikhan (Ketua DPD Zagazig), Muhlasson Jalaluddin, Lc. (Staf Atdikbud KBRI Cairo).

Gerakan 100 Kunci

Ketua DPD PPMI Tanta, Nur Furqon Nashrullah Mengawali Kepemimpinannya dengan Program Gerakan 100 Kunci.

Wisuda Mahasiswa Indonesia

Resepsi Wisuda Mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar.

Pelantikan Pengurus DPD PPMI Tanta Periode XIX Masa Bakti 2013-2014

Pelantikan Pengurus DPD PPMI Tanta pada Senin, 9 September 2013 di Rumah Anggota.

HOTLINE

HOTLINE Perlindungan WNI di Mesir: +201022229989.

Selasa, 18 Februari 2014

Bedah Muqorror DPD PPMI Tanta

Berbeda dengan organisasi lain, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPMI Tanta pada liburan pertengahan tahun, tahun akademik 2013/2014 ini tidak hanya menyelenggarakan kegiatan ekstra-kurikuler bagi anggotanya. DPD-PPMI Tanta justru menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama “Bedah Muqarrar” atau Bedah Buku Diktat Kuliah, yang dimulai pada tanggal 17/2/2014.

Kegiatan Bedah Muqarrar direncanakan rutin mingguan  hingga ditutupnya kalender kegiatan DPD menjelang ujian termin dua tiba. Ketua DPD-PPMI Tanta, Nur Furqon Nasrullah, Lc., menegaskan bahwa selain mengkampanyekan cinta-sadar Muqorror dan kontekstualisasi Muqorror al-Azhar di berbagai bidang keilmuan, kegiatan yang bersifat lintas jurusan ini diharapkan juga mampu memperlebar ruang diskusi publik, hingga menjadi forum saling berbagi ilmu pengetahuan di antara anggota DPD PPMI Tanta yang berbeda fakultas dan jurusan. Terutama ilmu-ilmu di dalam Muqorror-muqorror al-Azhar yang terbilang koperatif dalam upaya mencapai kebenaran-kebenaran ilmiah.

Dalam edisi perdana, “Bedah Muqorror” menyajikan salah satu Muqarrar tingkat IV Jurusan Syariah wal Qonun Universitas Al-Azhar Tanta. Tema yang diangkat adalah “Teori Hak Dalam Hukum Perdata” dari buku diktat Nadhoriyat al-Haq. Tema ini dibawakan oleh Ahmad Mukafi Husna, mahasiswa tingkat IV yang menjadi narasumber sekaligus mengantarkan materi diskusi.
Memberikan alasan kenapa diktat tersebut yang dipilih, Ahmad Mukafi mengatakan, “Saya memilih kita tersebut untuk mengawali kegiatan ini, karena kita sebagai warga Negara harus mengetahui hak-hak privat kita tanpa merugikan hak-hak orang lain, baik dalam hukum perorangan hukum kebendaan, hukum perikatan, dan hukum nikah.”

Selanjutnya Furqon menambahkan, “yang lebih penting lagi dari agenda ‘Bedah Muqorror’ ini adalah demi mempererat keharmonisan tali silaturahim di antara anggota DPD PPMI Tanta khususnya yang berbeda fakultas dan jurusan, agar lebih akrab dan bermartabat.”Melihat antusias anggota di dalam mengikuti kegiatan ini, Ketua DPD-PPMI tanta menyampaikan harapannya, “Dinamika keilmuan harus terus diperjuangkan, investasi leher ke atas adalah tujuan utama menginjakkan kaki di bumi kananah ini. “Bedah Muqorror” harus diapreisasi setinggi mungkin, sebab ia menjadi salah satu jembatan yang dapat menjadi pijakan terciptanya insan akademis yang militan dan siap menghadapi tantangan zaman.”
Kegiatan ini dilaksanakan Ba’da Magrib , di kediaman Sdr. Ahmad Mukafi Husna. Antusiasme Mahasiswa Indonesia di Tanta (Masita) mengikuti kegiatan ini dapat dilihat dari  tanggapan-tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta diskusi hingga sulit diakhiri. (Pengurus DPD PPMI Tanta)

Minggu, 16 Februari 2014

BMG Mesir: Cuaca Minggu Ini Normal, Akan Membaik Senin Depan

Juru bicara Badan Meteorologi dan Geofisika Mesir, Dr. Wahid Su’udi menyatakan bahwa cuaca dingin disertai hujan yang terjadi di Mesir akhir-akhir ini adalah fenomena alami dan normal. Suhu yang mendadak turun drastis seperti saat ini akan terulang secara berkala sampai akhir musim dingin. Su’udi mengatakan bahwa gelombang dingin saat ini akan berakhir pada Senin mendatang.

Hal tersebut disampaikan Su’udi melalui telepon saat dimintai keterangannya dalam acara “Al-Hayat Al-Yaum” di kanal “Al-Hayat” Mesir. Ia juga menambahkan bahwa cuaca akan berangsur membaik hingga sampai pada tahap normal. Meski demikian, menurut Su’udi, daerah pesisir Mesir akan sering mengalami hujan. 

Ia juga meminta agar para pengendara mobil lebih berhati-hati saat mengemudi saat cuaca tidak bersahabat seperti sekarang. (Sumber: Youm7.com, 15/2)

Sabtu, 15 Februari 2014

Upayakan Peningkatan Kerjasama Pendidikan: Dubes RI Cairo Kunjungi Universitas Mansourah

Dalam rangka peningkatan kerja sama pendidikan dan kebudayaan, Duta Besar ‘RI Cairo, Nurfaizi Suwandi, didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo, Dr. Fahmy Lukman, M.Hum dan staf, pada 9 Januari 2014 memenuhi undangan Rektor Universitas Mansourah, Prof. Dr. El-Sayed Ahmad Abdel Cholik, untuk berkunjung ke Universitas Mansourah.
Prof. Dr. Hassan Aly Etman, Wakil Rektor Universitas Mansourah Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, yang mewakili Rektor untuk menyambut kunjungan Duta Besar RI, menyampaikan salam Rektor yang mendadak sakit dan tidak dapat menghadiri pertemuan dengan Dubes RI. Prof. Hassan Aly didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Pasca sarjana dan Riset, Prof. Dr. Magda Nasr, Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Pertanian, Dekan Fakultas Sastra, Direktur Urusan Kerja sama Internasional, dan para Guru Besar terkait.

Prof. Hassan, selanjutnya menjelaskan serba singkat tentang Univesitas Mansourah, yang menempati rangkin ke-3 di Mesir, setelah Universitas Cairo dan Universitas Ain Shams Cairo. Adapun di tingkat kawasan Timur Tengah dan Afrika, Universitas Mansourah menduduki rangking ke 9. Selain itu, Prof. Hassan juga bercerita bahwa pada bulan oktober 2013 yang lalu menghadiri seminar di Indonesia, ia sangat kagum dengan kemajuan Indonesia, termasuk di bidang pendidikan. Pada kesempatan bertemu peabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta, Dirjen Dikti Kemdikbud, Prof. Dr. Joko Santoso antara lain mengusulkan kepada Prof. Hassan, agar Universitas Mansourah mendirikan Jurusan Studi Islam dan Bahasa Arab untuk penutur asing.

“Usulan tersebut sedang kami tindaklanjuti, dan saat ini persiapan substansi telah mencapai 80%” kata Prof. Hassan Aly, “kami berharap KBRI Cairo bisa mendorong perguruan tinggi Indonesia untuk mengadakan kerja sama dengan Universitas Mansourah, dan merekomendasi Mahasiswa Indonesia untuk belajar di Universitas Mansourah, karena saat ini mahasiswa Indonesia yang belajar di sini baru 2 orang, di Fakultas Kedokteran” imbuhnya sambil menyerahkan draf MoU versi Universitas Mansourah.

Duta Besar Nurfaizi pada kesempatan tersebut menjelaskan secara singkat tentang perkembangan pendidikan di Indonesia, dan menyampaikan pentingnya kerja sama dengan Negara lain termasuk Mesir. Dubes Nurfaizi juga menyinggung rencana KBRI untuk mengundang beberapa Rektor perguruan tinggi Indonesia ke Mesir.

“Kami akan mengundang beberapa rektor perguruan tinggi Indonesia ke Mesir dalam acara pameran pendidikan dan seminar pada bulan Juni-Juli. Pada kesempatan tersebut, kami juga mengundang beberapa rektor perguruan tinggi Mesir untuk bertemu dan membahas kerja sama pendidikan, kami berharap Rektor Universitas Mansourah dapat berpartisipasi pada kesempatan tersebut.” Kata Dubes Nurfaizi.

Pada kesempatan meninjau kampus, Duta Besar mengunjungi Fakultas Pertanian, Pusat kegiatan International Students Club, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Sastra. Dekan Fakultas Sastra pada kesempatan menerima Dubes Nurfaizi, minta kiranya KBRI Cairo dapat menyelenggarakan kursus Bahasa Indonesia yang menjadi cikal bakal berdirinya konsentrasi Bahasa Indonesia di Jurusan Bahasa-bahasa Timur. Duta Besar menyambut baik harapan tersebut, dan menugaskan Atase Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera menindaklanjutinya. (AtdikCairo.org)

PPMI Koordinir Ratusan Masisir Rayakan Maulid Nabi bersama Sheikh Ali Gomaah

Selasa, 14 Januari 2014/13 RabiulAwal 1435 H. DPP PPMI Mesir koordinir  pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir yang berminat menghadiri peringatan Maulid Nabi SWA di Masjid Fadhil, Kota 6 of October, bersama Sheikh Prof. Dr. Ali Gomaah, mantan Grand Mufti Mesir.

Acara peringatan Maulid yang dimulia seusai Shalat Isya tersebut diawali dengan Sambutan Sheikh Ali Gomaah, beliau antara lain mengatakan bahwa hari ini hari kebahagiaan, karena itu kita merayakannya. Pada hari inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan, pada hari ini pula Mesir dilahirkan kembali dan akan memulai babak barunya. Ia juga mengatakan Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak dan perawakan yang sempurna. “Beliau adalah orang paling tampan,” ujarnya.

Selanjutnya acara disusul dengan pembacaan Maulid al-Barzanji oleh Sheikh Muhammad Hisyam, yang disimak dan diikuti oleh ribuan hadirin, merekapun bersama-sama membaca salawat sambil berdiri ketika bacaan sampai pada Mahallul Qiyam.  Setelah pembacaan Maulid al-Barzanji, Sheikh Ali Gomaah mempersilahkan tim Nasyid asal Siria untuk melantunkan salawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Mahasiswa Indonesia yang hadir menggunakan 6 bus besar lebih kurang berjumlah 300 orang. Mereka membaur bersama ribuan masyarakat Mesir termasuk puluhan ulama Al-Azhar, mahasiswa Malaysia serta mahasiswa Siria yang memadati masjid megah tersebut. (AF)

Kamis, 13 Februari 2014

Universitas Al-Azhar Undur Termin Ke-II Hingga 8 Maret 2014

Universitas Al-Azhar kembali mengumumkan pengunduran kegiatan belajar mengajar termin ke-2 hingga Sabtu, 8 Maret 2014. Sebelumnya, Al-Azhar menetapkan 22 Februari 2014 sebagai awal termin ke-2 tahun ajaran 2013-2014. Keputusan tersebut diumumkan oleh Dr. Usamah El-‘Abd, Rektor Universitas Al-Azhar , setelah diputuskan dalam rapat Senat Universitas pada Rabu (12/2).

Seperti dilansir On TV Life dalam berita aktualnya, mengutip keterangan resmi Universitas Al-Azhar, keputusan pengunduran tersebut diambil mengingat proses renovasi fasilitas kampus yang dirusak beberapa waktu lalu belum selesai. Saat ini pihak Universitas Al-Azhar tengah sibuk memperbaiki kerusakan fasilitas, terutama pagar tembok yang mengelilingi kampus dan asrama mahasiswa (Sumber: gate.ahram.org.eg, Youm7.com, alwafd.org, almasryalyoum.com 12/2/2014).

Rabu, 12 Februari 2014

Atdikbud bertemu Dir Pusat Kegiatan Akademik Mahasiswa Turki di Mesir

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo, Dr. Fahmy Lukman, M.Hum., pada tanggal 2 Januari 2014 memenuhi undangan Direktur Pusat Kegiatan Akademik Mahasiswa Turki di Mesir, di kantornya di kawasan District 7, Nasr City Cairo Mesir.
Pertemuan yang dihadiri juga oleh beberapa Pengurus Pusat Kegiatan Akademik Mahasiswa Turki di Mesir, dan mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti forum kajian di lembaga tersebut, antara lain membahas kerja sama pembinaan pelajar dan mahasiswa di Mesir.
Direktur lembaga tersebut antara lain menjelaskan bahwa Pusat Kegiatan Akademik ini tidak hanya untuk mahasiswa Turki di Mesir, ia terbuka untuk mahasiswa asing yang sedang belajar di Mesir, khususnya menuntut ilmu-ilmu ke-Islaman di Universitas Al-Azhar dan perguruan tinggi lain di Mesir.

Dalam kegiatannya, lembaga ini  menghadirkan Guru Besar Universitas Al-Azhar untuk memberikan ceramah materi tertentu secara rutin, dengan peserta yang terdaftar dari berbagai warga Negara. Selain menghadirkan Guru Besar Al-Azhar, lembaga ini juga memiliki Guru-guru untuk materi linguistic Arab, dan cabang ilmu lain, yang mengajar secara rutin.

Mahasiswa Indonesia yang aktif dalam kegiatan di lembaga ini, sebanyak 15 orang, yang mereka pada umumnya menghuni asrama mahasiswa yang dikelola oleh lembaga ini.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan pada kesempatan tersebut menyambut baik tawaran kerja sama pembinaan ini, dan berharap di masa yang akan datang dapat ditingkatkan dalam bentuk yang lebih efektif serta bermanfaat, misalnya seperti pelatihan-pelatihan, workshop, saresehan dan lain sebagainya. Atdikbud juga menambahkan bahwa pada kesempatan Diskusi tentang Hubungan Aceh dengan Khilafah Usmaniah, yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Sekretariat Mahasiswa Aceh di Mesir, Atdikbud hadir sebagai salah satu pembicara. Hal itu sangat positif untuk meningkatkan wawasan sejarah yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. (AtdikCairo.org)